January 24, 2010

Kisah Sang Perantauan (Part 1)

Posted in Sang Perantauan at 4:15 pm by stephanusyanggi

Tak terasa sudah 9 tahun diriku berada jauh di negeri orang bernama JAKARTA. Kota dimana orang-orang mencari pengharapan untuk hidup lebih baik. Jauh dari orang tua, membuatku harus berusaha sendiri untuk dapat tetap bertahan dari segala cobaan hidup, meski kadang aku merasa harus menyerah tapi tak dapat ku lakukan, Mengapa? karena aku memiliki satu MISI yang harus aku capai. Kadang aku berpikir, apakah aku dapat mencapai misi itu? suatu hal yang kadang orang-orang biasa merasa mustahil untuk mencapainya namun dalam kemustahilan tersebut aku harus tetap yakin bahwa suatu hari aku dapat mencapainya.

Hari-hari di Jakarta kulalui dengan penuh rintangan dan suka duka, kadang mendapat keberuntungan dan kebahagiaan namun sering juga mendapat cacian dan hinaan, tapi aku harus tetap tegar menghadapinya karena hal tersebut membuatku semakin tegar dan makin mengerti akan makna kehidupan. aku juga mengerti bahwa jalan kehidupan tidak selamanya lurus dan rata, kadang berkelok, menanjak dan berkerikil namun hal tersebut harus tetapku lalui demi mencapai misi yang telah kutetapkan.

Meski kini aku masih menumpang di rumah orang, tapi aku yakin bahwa suatu hari aku akan mendapat segala yang aku impikan. Hidup bagai kaum proletar yang tak memiliki apa-apa tidaklah mudah, segala hinaan dan cacian sudah menjadi makanan sehari-hari. kadang hal tersebut tidaklah mudah untuk diterima oleh hati. Namun apa mau dikata, tanpa kuasa dan hal bernama UANG, tak akan dapat berbuat apapun.

Kini aku mulai sadar bahwa hanya dengan UANG dan KEKUASAAN kita dapat mengendalikan dan membeli segalanya, meski kadang orang berkata uang tak dapat membeli segalanya,tapi dalam realita hal tersebut tak berlaku. orang-orang dengan segala kelebihannya dapat berbuat sesukanya terhadap orang lain yang posisinya lebih lemah.

tapi ada satu hal yang aku yakini dan selalu menjadi nasihat orang-tua nun jauh disana, bahwa roda kehidupan selalu berputar tak ada orang yang selalu berada dibawah maupun sebaliknya. mungkin sekarang aku berada di bawah namun saat nanti aku berada diatas dan MISI ku tercapai, saat itulah “Judgement Days” akan berlaku bagi orang-orang yang dulu mencaci, menghina dan selalu menekanku.

Original Created By:
JK-613-SY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: